Rabu, 03 April 2019

Tugas Softskill Bahasa Inggris Bisnis 2 # Pert 1 - 4



SUBJECT
Subject adalah noun, pronoun, adjective, atau konstruksi lain (berperan sebagai noun atau adjective) yang mengikuti verbs of being atau linking verb serta berfungsi menerangkan atau merujuk subjek kalimat.
·         Subject Complement terbagi menjadi tiga yaitu: predicate adjective (subjek dihubungkan dengan adjective), predicate noun (subjek dihubungkan dengan noun), dan predicate pronoun (subjek dihubungkan dengan pronoun).
·         Complete subject pada dasarnya dibangun oleh satu atau lebih noun atau pronoun dengan/tanpa tambahan modifier(s) yang dapat berupaarticle (the, an, an), adjective, dan prepositional phrase. Adapun gerund dan infinitive dapat pula menempati posisi subjek.
·         Simple subject berupa noun atau pronoun tunggal, dengan mengesampingkan modifier(s)-nya. Sedangkan simple predicate berupa verb ataucompound verb tunggal.
For Exemple
1. Mr. Mamat was a great headmaster
    (mr mamat adalah kepala sekolah yang hebat) headmaster=subject.
2. The very big boarding school in this country was built in 1980
     (sekolah asrama yang sangat besar di negara ini dibangun tahun 1980) school=subject.

Simple Subject and Simple Predicate
Simple subject berupa noun atau pronoun tunggal, dengan mengesampingkan modifier(s)-nya. Sedangkan simple predicate berupa verb atau compound verb tunggal.
Contoh Kalimat
Simple Subject
Simple Predicate
Keterangan
His new car tax has already been paid by his assistant.
(Pajak mobil baru dia telah dibayar oleh asistennya.)
tax
has been paid
his new car = (pre) modifier
by his assistant = prepositional phrase
The very big boarding school in this country was built in 1980.
(Sekolah asrama yang sangat besar di negara ini dibangun tahun 1980.)
school
was built
the very big boarding= (pre) modifier;
in this country = (post) modifier;
in 1980 = prepositional phrase
Open the door!
(Buka pintu!)
“you”
open
Pada kalimat imperative, subjek tidak ditulis karena dianggap sudah cukup dimengerti;
door = direct object
His Uncle Cal will not arrive on time.
(Paman Cal akan tidak akan tiba tepat waktu.)
Uncle Cal
will arrive
his = possessive;
not = adverb;
on time= prepositional phrase
There was a hounted house.
(Disana ada rumah berhantu.)
house
was
there = adverb;
haunted = participle;
= article
Running may be hard for overweight people.
(Lari mungkin sulit untuk orang yang kelebihan berat badan.)
running
may be
running = gerund;
hard = adjective;
for overweight people = prepositional phrase
To travel is a bad idea.
(Bepergian merupakan ide yang buruk.)
to travel
is
to travel = infinitive;
is = linking verb;
a bad idea = subject complement


VERB
Verb (kata kerja) adalah suatu kata yang berfungsi untuk menunjukkan tindakan dari subject, menunjukkan peristiwa atau keadaan. Verb merupakan satu dari delapan part of speech.
Kata kerja bahasa Inggris tidak selalu berbentuk simple (satu kata), melainkan mungkin berupa frasa hasil kombinasi dengan particle menjadi phrasal verb (get in, make up, read over).
Macam-Macam dan Contoh Verb :
Beberapa macam dan contoh verb antara lain sebagai berikut.
·         Transitive dan Intransitive: Transitive diikuti direct object (contoh kalimat: The boy kicked the ball), sedangkan intransitive tidak (contoh kalimat: Cheryl often sneezes while cleaning).
·         Regular dan Irregular: Pada bentuk regular, past tense dan participle didapat dengan menambahkan suffix–ed pada base form sedangkan pada irregular, caranya lebih bervariasi.
·         Action dan Stative: Action (eat, play) menyatakan bahwa sesuatu terjadi, sedangkan stative (love, need) menyatakan kondisi yang cenderung tetap.
·         Finite dan Non-Finite: Finite dipengaruhi tense dan subject-verb agreement, sedangkan non-finite tidak.
·         Linking Verb: menghubungkan subject of a sentence dengan deskripsinya (contoh kalimat: She is young and beautiful).
·         Causative: Kata kerja untuk menunjukkan bahwa subjek tidak bertanggungjawab langsung terhadap aksi yang terjadi (contoh kalimat: I had my house renovated last week).

COMPLEMENT
·         Biasanya berupa noun (kata benda) atau noun phrase (frasa kata benda)
·         biasanya terdapat setelah verb pada kalimat aktif
·         complement menjawab pertanyaan what (apa) atau siapa (whom)

contoh:
1.       Sarijon bought a cake yesterday
                   What did Sarijon buy yesterday?  –> a cake.
2.       He saw Tony at the movie
Whom did he see at the movie? –> Tony
3.       I explain pharmacology to my students
                  What do I explain to my students? –> pharmacology

Catatan: Setiap kalimat tidak harus mempunyai complement.

MODIFIER
    Modifier menjelaskan time (waktu), place (tempat), atau manner (cara) dari sebuah aksi atau perbuatan. Bentuk yang paling umum dari modifier adalah prepositional phrase (kelompok kata yang dimulai dengan sebuah preposition dan diakhiri dengan sebuah noun Preposition = on, out, under, behind, etc…
Modifier menjawab pertanyaan when (kapan), where (dimana), atau how (bagaimana)
Example :
·         l bought a new pans in the store. (Where did you buy the new pans? "in The Store").
·         I slept when you were coming last night. (When were you coming? "last Night").

VERB PHRASE
Ada dua pengertian tentang verb phrase atau phrasal verb, yang pertama menurut traditional grammar dan yang kedua menurut generative grammar. Dalam traditional grammar, yang dimaksud dengan verb phrase adalah kelompok kata kerja utama (main verb) serta kata kerja bantu (auxiliary verb), atau berupa linking verb. Sedangkan dalam pembahasan generative grammar, verb phrase adalah predikat dalam suatu kalimat, yang berarti mencakup main verb, auxiliary verb, berikut complement dan/atau modifier jika ada, namun tidak termasuk subject kalimat.
Verb Phrase
Traditional Grammar      +/- auxiliary verb + main verb
Generative Grammar     +/- auxiliary verb + main verb +/- complement +/- modifier

Catatan:
1. Complement (objek kalimat) dibutuhkan bila main verb adalah transitive verb.
 2. Modifier bisa berupa adjective, adverb, atau konstruksi lainnya
 3. Linking verb merupakan main verb yang berbentuk to be
Contoh Kalimat
Verb Phrase
Traditional Grammar
Generative Grammar
He eats my cake
(Dia memakan kueku)
eats
eats my cake
She will go to school at six
(Dia akan pergi ke sekolah pada pukul enam)
will go
will go to school at six
They are happy
(Mereka bahagia)
are
are happy


TENSES
Tenses adalah hal yang sangat penting dan mendasar ketika mempelajari bahasa Inggris. Tenses pada umumnya digunakan untuk membentuk sebuah kalimat dalam bahasa Inggris berdasarkan waktu kejadian atau peristiwa berlangsung. Dengan kata lain, Tenses memiliki kaitan yang sangat erat dengan waktu suatu kejadian. Suatu peristiwa atau kejadian bisa berlangsung di masa lampau atau the past, saat ini atau the present dan di masa mendatang atau the future.
B. Jenis-jenis Tenses

Pada dasarnya Tenses bisa dibagi menjadi 3 jenis yakni Present, Past dan Future dan setiap Tenses tersebut masing-masing memiliki empat jenis Tenses lagi seperti dijelaskan berikut ini.
1. Present Tense
Prinsip dasar dari Present Tense adalah menggunakan kata kerja (verb) bentuk ke-1. Present Tense ini dibagi lagi menjadi 4 tense berbeda yang terdiri dari:
·  a. Simple Present
Fungsi Tense ini digunakan untuk menyatakan kebiasaan, fakta, kebenaran umum dan keadaan pada saat sekarang ini.
Rumus : Subject + Verb 1 + Object/Adverb
Contoh : The class begins at seven. (Kelas dimulai jam 7)
·  b. Present Continuous
·  c. Present Perfect
Fungsi Tense ini digunakan untuk mengungkapkan suatu kejadian yang telah dimulai di waktu lampau dan masih berlanjut sampai sekarang atau telah selesai pada suatu titik waktu tertentu di masa lalu dan ada hubungannya dengan saat sekarang.
Rumus : Subject + has/have + Verb 3 + Object/Adverb
Contoh : I have known him for years. (Saya telah mengenalnya beberapa tahun)
·  d. Present Perfect Continuous
Fungsi Tense ini untuk mengungkapkan kegiatan yang dimulai di masa lalu dan sekarang masih berlangsung.
Rumus : Subject + has/have + been + Verb ing + Object/Adverb
Contoh : I have been waiting for you for three hours. (Saya sudah menunggumu selama 3 jam)
2. Past Tense
Prinsip dasar dari Past Tense adalah menggunakan kata kerja bentuk ke-2. Past Tense ini dibagi lagi menjadi 4 tense berbeda yang terdiri dari:
·  a.Simple Past
Fungsi Tense ini digunakan untuk suatu peristiwa atau kebiasaan yang terjadi di masa lalu pada saat tertentu.
Rumus : Subject + Verb 2 + Object/Adverb
Contoh : They went to Lombok yesterday. (Mereka pergi ke Lombok kemarin)
·  b. Past Continuous
Fungsi Tense ini digunakan untuk peristiwa yang sedang berlangsung atau terjadi di masa lalu.
Rumus : S + was/were + V-ing
Contoh : When they arrived, she was cleaning the room. (Saat mereka tiba, dia sedang membersihkan ruangan)
·  c. Past Perfect
Fungsi Tense ini digunakan dalam pernyataan tentang suatu peristiwa di masa lampau yang terjadi sebelum peristiwa berikutnya muncul. Kedua peristiwa tersebut berlangsung di masa lampau.
Rumus : Subject + had + V3
Contoh : They went home after they had submitted their assignment. (Mereka pulang ke rumah setelah menyerahkan tugas)
·  d. Past Perfect Continuous
Fungsi Tense ini digunakan untuk peristiwa di masa lampau yang telah berlangsung beberapa saat dan ketika peristiwa lain muncul, peristiwa tersebut belum selesai.
Rumus : S + had + been + V-ing
Contoh : She had been watering the plants for three hours when I came.(Ia telah menyirami bunga selama 3 jam ketika saya datang)
3. Future Tense
Prinsip dasar Future Tense adalah menggunakan kata kerja bentuk 1 tetapi sebelum kata kerja diawali dengan will/would. Future Tense ini dibagi lagi menjadi 4 tense berbeda yang terdiri dari:
·  a. Simple Future
Fungsi Tense ini digunakan untuk menyatakan kegiatan atau peristiwa yang akan terjadi di masa mendatang.
Rumus : S + will + V1 + Object/Adverb
Contoh : I will go to Bali next year. (Saya akan pergi ke Bali tahun depan)
·  b. Future Continuous
Fungsi Tense ini digunakan untuk menyatakan kegiatan yang sedang dilakukan di masa datang.
Rumus : S + will + be + V-ing
Contoh : I will be writing my report when you come. (Saya sedang menulis laporan saat kamu datang nanti)
·  c. Future Perfect
Fungsi Tense ini digunakan untuk menyatakan kejadian yang sudah selesai dilakukan di masa mendatang ketika kegiatan lain muncul atau sebelum waktu tertentu.
Rumus : S + will + have + V3
Contoh : I will have finished my paper by the time you come. (Saya sudah menyelesaikan makalahnya ketika kamu datang nanti)


·  d. Future Perfect Continuous
Fungsi Tense ini digunakan untuk menyatakan suatu kegiatan yang sudah terjadi di masa datang dan ketika kegiatan lain muncul pada waktu tertentu, kegiatan pertama masih berlangsung.
Rumus : S + will + have + been + V-ing
Contoh : My mother will have been sleeping for three hours by the time Showimah begins.(Ibuku telah tidur selama 3 jam ketika acara Showimah mulai)

SUBJECT – VERB AGREEMENT
Yang dimaksud dengan subject – verb agreement adalah aturan untuk menyesuaikan antara verb dengan subject dalam sebuah kalimat. Prinsip dasar yang digunakan dalam penyesuaian ini adalah “Singular Subject” membutuhkan “Singular Verb”, dan “Plural Subject” membutuhkan “Plural Verb”. Karena ini adalah prinsip dasar dari subject – verb agreement, ayo kita bahas secara rinci.
Singular Subject
Apa yang dimaksud dengan singular subject ? Singular subject artinya subject tunggal, maksudnya disini subject dalam kalimat tersebut hanyalah satu orang. Namun perlu di ingat, yang dihitung sebagai singular subject adalah subject yang termasuk dalam orang ketiga tunggal saja (termasuk pronoun), jadi “I” dan “You” tidak termasuk dalam singular subject. Berikut ini adalah yang termasuk dalam singular subject : Amanda, Kurnia, She, He, It, The cat, The building, dan sebagainya.
Singular Verb
Apa yang dimaksud dengan singular verb ? Singular verb artinya verb tunggal, maksudnya disini adalah bentuk verb yang digunakan khusus untuk subject singular saja. Lalu seperti apa bentuknya singular verb itu ? jika kita perhatikan, umumnya yang sangat terlihat adalah pada tenses simple present. Karena singular verb dalam simple present tense berupa V1 yang mendapat tambahan akhiran “-s / -es”, seperti kata “Go” yang berubah menjadi “Goes”. Sedangkan kalau dalam tenses simple past, bentuk singular verb ini akan terlihat dalam kalimat nominal nya. Yaitu dengan adanya to be “was” untuk singular subject. Berikut ini adalah yang termasuk dalam singular verb : drinks (V1+ s/es), does, is, was, is going to, has, dan sebagainya.
Plural Subject
Apa yang dimaksud dengan plural subject ? Plural subject artinya subject jamak, maksudnya disini adalah subject dalam kalimat tersebut terdiri dari lebih satu orang. Yang termasuk kedalam plural subject adalah sebagai berikut ini : Mr. and Mrs Jack, My sister and I, They, We, dan sebagainya.


Plural Verb
Hampir sama dengan penjelasan di atas, plural verb artinya verb jamak, maksudnya adalah verb yang digunakan khusus untuk subject plural saja. Seperti apa bentuknya plural verb itu ? berlawanan dengan bentuk singular verb, plural verb dalam simple present tense adalah V1 saja tanpa adanya penambahan apa apa, misalnya : go, do, drink, eat dan sebagainya. Untuk di kalimat nominal, to be yang digunakan adalah “are” pada present tense dan “were” pada past tense.
Subject I dan You
Terkhusus untuk kedua subject ini kita menerapkan cara yang berbeda. Walaupun keduanya berbentuk singular, namun mereka akan di pasangkan dengan plural verb jika digunakan dalam kalimat. Tapi jika kalimatnya merupakan kalimat nominal (tidak ada verb), maka dalam present tense “I” akan dipasangkan dengan to be “am” dan “You” dipasangkan dengan “are”. Sedangkan dalam past tense, “I” akan berpasangan dengan “was” dan “you” dengan “were”.
Info Tambahan
Beberapa indefinite pronoun seperti : anyone, everyone, everybody, someone, no one, nobody selalu dianggap singular, untuk itu, gunakanlah singular verb pada kalimat yang menggunakan pronoun tersebut.
Indefinite pronoun “all” dan “some” dapat ditentukan singular atau pluralnya tergantung pada apa yang mereka rujuk. Jika benda yang di rujuk adalah countable noun, maka akan bersifat plural, sebaliknya jika benda yang dirujuk adalah uncountable noun, maka sifatnya singular. Perhatikan dua contoh berikut supaya jelas.
Contohnya :
Some of the chairs are missing.
Some of the money is missing.
Kata “none” dapat bermakna singular ataupun plural, pada umumnya tidak masalah jika kita ingin menggunakannya bersama singular ataupun plural verb, kecuali ada sesuatu yang lain di dalam kalimat tersebut yang menjelaskan jumlahnya.
Contohnya :
None of them claims to be the owner of the dog.
None of them claim to be the owner of the dog.
None of the boys bring their lunch box.
Collective noun seperti : glasses, pants, scissors dan sebagainya dianggap plural, sehingga akan digunakan bersama plural verb juga. Kecuali kata tersebut diawali dengan frasa “pair of” barulah dianggap singular.
Contohnya :
My glasses are on the table.
Nah agar penjelasan diatas lebih mudah dimengerti, ayo kita lihat contoh kalimat subject – verb agreement berikut ini.
Contoh Kalimat Subject – Verb Agreement
Miss Anita is our English teacher.
She goes to school everyday.
Miss Anita and Miss Yuana love their student.
Miss Yuana was sick yesterday.
We went to her house.
Miss Anita is going to go to Miss Yuana’s house tonight.

Pronoun
Secara Bahasa Pronoun berarti Kata ganti diri.
  • a pronoun is a word that is used in place of a noun or a noun phrase. Pronouns therefore take the positions of nouns in sentences. Pronoun adalah kata yang digunakan Pada tempat Noun atau Noun Phrase. Oleh karena itu pronoun sering disebut sebagai kata yang mengambil atau menempati posisi Noun/ Noun Phrase. 
  • A pronoun is a word that takes the place of or refers to a noun. Pronoun adalah kata yang mengambil tempat atau menjelaskan Noun. 
  • Pronoun is The part of speech that substitutes for nouns or noun phrases and designates persons or things asked for, previously specified, or understood from the context. Pronoun merupakan bagian dari part Of speech yang berfungsi menggantikan Noun atau Noun phrase dan menunjukkan orang, benda atau berupa pertanyaan yang sebelumnya secara spesifik atau pemahaman dari sebuah konteks

Fungsi Pronoun

1. Pronoun sebagai subjek
Pronoun sebagai subjek yaitu kata ganti bertindak sebagai subjek yang melakukan aksi atau tindakan dalam sebuah kalimat.
Contoh Kalimat:
• I write a letter for my cousin in Jakarta.
(Saya menulis sebuah surat untuk sepupu saya di Jakarta)
• We play basketball with at the school field.
(Kami bermain bola basket di lapangan sekolah)

2. Pronoun sebagai objek
Pronoun sebagai objek yaitu kata ganti bertindak sebagai objek yang dikenai aksi atau tindakan oleh subjek dalam sebuah kalimat.
Contoh Kalimat:
• My best friends visited me yesterday morning.
(Teman – teman baik saya mengunjungi saya kemarin pagi)
• Mother asked her to buy vegetables at the market.
(Ibu meminta dia untuk membeli sayuran di pasar)

3. Pronoun sebagai objek preposisi
Pronoun sebagai objek preposisi yaitu kata ganti terletak setelah kata preposisi (on, in, beside, at, dan sebagainya).
Contoh Kalimat:
• The man is standing in front of her.
(Pria tersebut sedang berdiri di depan dia)

• The students went to a swimming pool and swam in it.
(Para siswa pergi ke kolam renang dan berenang di sana)

4. Pronoun sebagai pelengkap (complement)
Pronoun sebagai pelengkap yaitu kata ganti digunakan untuk melengkapi atau membantu menerangkan kata benda (noun).
Contoh Kalimat:
• The white cat with blue eyes is my pet.
(Kucing putih dengan mata biru tersebut adalah binatang peliharaan saya)
• The woman in yellow dress is his mother.
(Wanita yang memakai gaun kuning adalah ibunya)


SUMBER
https://fauziauzhe.wordpress.com/2015/05/11/subject-verb-complement-modifier/
http://faizreynaldiswandi.blogspot.com/2017/03/subject-verb-complement-modifier.html
https://maxinroe.blogspot.com/2017/10/pengertian-subject-verb-complement-dan.html
https://www.sederet.com/tutorial/phrases-verb-phrase/
https://parekampunginggris.co/2017/10/18/pengertian-rumus-dan-contoh-tenses-bahasa-inggris/
http://www.bigbanktheories.com/subject-verb-agreement-dan-penggunaannya-dalam-kalimat/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bahasa Inggris Bisnis

CONNECTORS A. Definisi Logical Connector Logical Connector adalah sebuah kata hubung yang berfungsi untuk menghubungkan sebuah kata den...