Rabu, 19 Juni 2019

Bahasa Inggris Bisnis


CONNECTORS
A. Definisi Logical Connector
Logical Connector adalah sebuah kata hubung yang berfungsi untuk menghubungkan sebuah kata dengan kata lain, sebuah klausa dengan klausa lain, sebuah kalimat dengan kalimat lain, atau sebuah paragraf dengan paragraf lain.
B. Tipe – Tipe Logical Connector
1) Subordinating Conjunctions
Subordinating Conjunctions berfungsi untuk mengawali klausa keterangan (adverb clauses).
Selain itu, Subordinating Conjunctions digunakan dalam kalimat majemuk dimana anak kalimat (dependent clause) atau induk kalimat (independent clause) dapat bertukar posisi tanpa ada perubahan makna.

Contoh:
  • Before he came, we did not have a physical education teacher.
(Sebelum dia datang, kami tidak memiliki seorang guru olahraga)
  • We did not have a physical education teacher before he came.
(Kami tidak memiliki seorang guru olahraga sebelum dia datang)

2) Prepositions
Prepositions diikuti oleh sebuah kata benda (noun) atau frasa kata benda (noun phrase).
Selain itu, Prepositions digunakan dalam kalimat majemuk dimana anak kalimat (dependent clause) atau induk kalimat (independent clause) dapat bertukar posisi tanpa ada perubahan makna.

Contoh:
The new student did not come to class due to his illness.
(Murid baru tersebut tidak datang ke kelas karena penyakitnya)

3) Transitions and Conjunctive Adverbs
Transitions and Conjunctive Adverbs menggabungkan dua kalimat yang dipisahkan oleh tanda titik (.), atau dua klausa yang dipisahkan oleh tanda koma (,).
Transitions and Conjunctive Adverbs digunakan dalam kalimat yang hanya memiliki satu susunan kalimat. Jika kedua klausa bertukar posisi maka makna akan berubah.
Kata transisi (transition) tersebut dapat berupa awalan klausa (clause initial), akhiran klausa (clause final), atau di kalimat kedua diantara subjek (subject) dan kata kerja (verb).

Contoh:
He was sick. Nevertheless, he came to class.
(Dia sedang sakit. Meskipun begitu, dia datang ke kelas)

4) Conjunctions
Conjunctions digunakan dalam kalimat yang hanya memiliki satu susunan kalimat. Jika kedua klausa bertukar posisi maka makna akan berubah.
Gunakanlah tanda koma (,) sebelum kata conjunction.
Dalam penulisan akademik (academic writing), jangan gunakan kata conjunction untuk memulai sebuah kalimat.

Contoh:
She always did not do her homework, so she did not pass the class.
(Dia selalu tidak mengerjakan PR nya, jadi dia tidak naik kelas)



Passive Voice & Causative Have
PASSIVE VOICE (Kalimat Pasif)
Passive Voice (Kalimat Pasif) adalah kalimat yang subject-nya dikenai suatu pekerjaan atau menderita suatu. Dengan kata lain subject kalimat tersebut menjadi sasaran kegiatan yang dinyatakan oleh kata kerja. Dalam bahasa indonesia ciri-ciri kalimat pasif adalah kata kerjanya yang berawalan dengan “di-“ dan beberapa lagi memiliki awalan “ter-“ (tergantung pada konteks kalimat).
Active Voice (Kalimat Aktif) adalah kalimat yang subject-nya berbuat sesuatau atau melakukan suatu pekerjaan. Dalam bahasa indonesia ciri-ciri kalimat aktif adalah kata kerjanya selalu berawalan “me-“ dan beberapa lagi memiliki awalan “ber-“.
Bentuk dari Passive Voice (kalimat pasif) adalah : TO BE / BE + VERB 3
  1. Passive Voice digunakan jika kita hanya ingin fokus pada kejadian bukan pada siapa yang melakukannya.
Example:
Active             : the man is kicking the ball now.
Passive            : the ball is being kicked now
  1. Passive Voice digunakan untuk menghindari suatu subjek yang semu (someone, somebody).
Example :
Active             : someone hit the mirror last night.
Passive            : the mirror was hit last night.
Note :
Dalam bahasa inggris terdapat beberapa kata kerja yang bisa memiliki 2 object, seperti: teach, pay, give, ask, tell, show, over.
Pola – Pola Passive Voice
  1. Simple Present Tense
Rumus:
Active             : S + To Be (is, am, are)
Passive            : S + To Be (is,am,are) + V3
Example:
Active             : Budi writtes a letter
Passive            : a letter is written by budy
  1. Simple Past
Rumus :
Active : S + To Be (was,were) + v2
Passive            : S + To Be (was, were) + V3
Example:
Actived           : i eat fried rice yesterday
Passived          : fried rice was eaten by me yesterday
  1. Present Perfect
Rumus :
Active             : S + To Be (has, have) + V3
Passive            :  S + To Be + been + V3
Example :
Active             : we have been helping the poor people
Passive            : the poor people have been being helped by us
  1. Past Perfect
Rumus :
Active             : S + To Be (had) + V3
Passive            : S + To Be + been +V3
Example :
Active             : we had watched titanic movie
Passive            : Titanic movie had been watched by us
  1. Present Progresive
Rumus :
Active             : S + To Be (is, am, are) + v-ing
Passive            : S + To Be + being +v3
Example:
Active             : Jane is helping Tina.
Passive            : Tina is being helped by Jane
  1. Past Progresive
Rumus :
Active             : S + To Be (was, were) + v-ing
Passive            : S + To Be + being Not + V3
Example:
Active             : Noni  was helping ketrin
Passive            : Noni was being helped by Ketrin
      CAUSATIVE VERBS (Kata Kerja Kausative)
Causative Verb ( Kata Kerja Kausatif ) adalah kata kerja utama atau pokok yang digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang menyuruh atau menyebabkan orang lain melakukan sesuatu.
Beberapa caustive verb :
have/has                   had
ask                           asked
get                           got
  1. Active Causative
  2. Causative “Have
Rumus: Subject + have/has + someone + kata kerja Bentuk I
Contoh:
  1. I have him clean my shoes (saya menyuruhnya membersihkan sepatuku)
  2. Mary has George climbs the tree
  3. You must haveSusie study hard
  1. Causative “Get”
Rumus: Subject + Get + someone + to infinitive
Contoh:
  1. He gets John to brush the shoes
  2. They get me to wash the clothes
  3. She will get Anne to accompany her to the party tomorrow
  1. Passive Causative
Rumus: Subject + have/get + object + kata kerja Bentuk III
Contoh:
  1. The government got the bridge built quickly
  2. We must have the floor cleaned as soon as possible
Tambahan:
  1. Causative “Make“
Penggunaannya sama dengan causative di atas, namun perintahnya lebih keras (sedikit memaksa)
Rumus: Subject + Make + someone + Kata kerja bentuk I
Contoh:
  1. The teacher always makes the students stay in their own seats
  2. Bob made his son be quiet in the library
  1. Causative “Want“
Rumus: Subject + Want + object + Kata Kerja Bentuk III
Contoh:
  1. I  want  this chairs painted (saya mau kursi-kursi ini dicat)
  2. He wants the cars repaired



RELATIVE CALUSES
Pengertian Relative Clause
Relative Clause biasanya juga disebut sebagai Adjective Clause. Relative clause termasuk salah satu jenis dari Dependent Clause. Itu artinya, ia tidak dapat berdiri sendiri meskipun klausa ini memiliki unsur kalimat berupa subject dan verb. Jadi makna dari Relative Clause adalah dependent clause yang berfungsi sebagai adjective ( kata sifat ) untuk menjelaskan suatu noun ( kata benda ) dan memberikan penjelasan terhadap noun tersebut secara rinci. Terdapat 2 jenis Relative Clause yaitu :
  1. Relative Clause dengan menggunakan Relative Pronoun
  2. Relative Clause dengan menggunakan Relative Verb
Yuk, kita bahas satu persatu.
Jenis-jenis Relative Clause
Berikut ini adalah jenis-jenis Relative Clause.
Relative Pronoun
Relative Pronoun biasanya diletakkan setelah noun ( kata benda ) untuk memperjelas benda atau orang yang mana yang sedang kita bicarakan. Terdapat 5 macam Relative Pronoun yaitu who, whom, whose, which, dan that.
Rumus Relative Pronoun : Relative Pronoun +/-  Subject + Verb
1. Who
Menggunakan kata “Who” dalambRelative Pronoun yang digunakan untuk menjelaskan orang sebagai suatu subject.
Contoh Relative Pronoun:
  1. I met the man who helped me fixed my bicycle.
    (Aku bertemu dengan pria yang membantu memperbaiki sepedaku)
  2. The girl who won the Sea Games feels happy.
    (Wanita yang memenangkan Sea Games sangat senang)
  3. The teacher who teaches Mathematic in my school is die.
    (Guru yang mengajar Matematika di Sekolah sekarang meninggal)
2. Whose
Menggunakan kata “Whose” dalam Relative Pronoun yang digunakan untuk menjelaskan kepemilikan seseorang.
Contoh Relative Pronoun dengan Kata Whose:
  1. There is a man whose car was stolen.
    (Itu adalah pria yang mobilnya di curi)
  2. The people whose window I broke got really angry.
    (Orang yang jendelanya aku rusak sangat marah)
  3. I have a classmate whose father is famous singer.
    (Aku punya teman sekelas yang ayahnya adalah seorang penyanyi terkenal)
3. That
Menggunakan kata “That” dalam Relative Pronoun yang dapat digunakan untuk menjelaskan orang sebagai subject, orang sebagai object, dan benda.
Contoh Relative Pronoun dengan Kata That:
  1. The box that I sent to my sister was heavy.
    (Kotak yang aku kirim untuk adikku sangat berat)
  2. I lost the book that I borrowed from my friend.
    (Aku menghilangkan buku yang aku pinjam dari temanku)
  3. A person that doesn’t read will lack of knowledge.
    (Orang yang tidak membaca akan kurang pengetahuan)
4. Whom
Menggunakan kata “Whom” dalam Relative Pronoun yang digunakan untuk menjelaskan orang yang menjadi object.
Contoh Relative Pronoun dengan Kata Whom:
  1. She whom I give bread  thanks me.
    (Dia yang aku beri roti, berterima kasih padaku)
  2. She whom I sang song was my girlfriend.
    (Dia yang aku nyanyikan lagu, adalah kekasihku)
  3. Mr. Fitroh whom I sent letter was my teacher.
    (Pak Fitroh yang aku kirim surat adalah guruku)
5. Which
Menggunakan kata “Which” dalam Relative Pronoun yang digunakan untuk menjelaskan suatu benda.
Contoh Relative Pronoun dengan Kata Which:
  1. Tina brings the book which I gave her yesterday.
    (Tina membawa buku yang aku berikan kepadanya kemarin)
  2. The book which I need to read was sold.
    (Buku yang aku inginkan untuk kubaca telah terjual)
  3. The book which has red cover is mine.
    (ku mengambil nomor dari kartu yang aku takuti)
Restrictive Clause

Restrictive artinya adalah membatasi. Restrictive Clause adalah klausa yang membatasi atau menentukan arti dari sebuah kata benda (noun) atau frasa kata benda (noun phrase) dan menyajikan informasi penting tentang kata benda (noun) dalam kalimat tersebut. Restrcitive Clause tidak dipisahkan dengan tanda koma (,) dalam sebuah kalimat. Restrictive Clause juga disebut dengan klausa atau frasa penting.

Contoh Restrictive Clause

  1. The student who sits in the front of the room writes down all the materials given by the teacher.
(Siswa yang duduk di bagian depan ruangan mencatat semua materi yang diberikan oleh guru)
  1. The result that we have decided in today’s meeting will give positive change to our environment.
(Hasil yang telah kita putuskan dalam rapat hari ini akan memberikan perubahan positif terhadap lingkungan kita)
  1. The author whose novel I always read has won many prizes for his work.
(Penulis yang novelnya selalu saya baca telah memenangkan banyak penghargaan untuk kerjanya)


Ketika Relative Pronoun berfungsi sebagai objek dari kalimat, Relative Pronoun tersebut dapat (dan biasanya) dihilangkan dari Relative Clause.

Contoh Kalimat:
  1. The result that we have decided in today’s meeting will give positive change to our environment.
(Hasil yang telah kita putuskan dalam rapat hari ini akan memberikan perubahan positif terhadap lingkungan kita)
  1. The pizza that I ordered some hours ago did not arrive on time.
(Pizza yang saya pesan beberapa jam yang lalu tidak sampai tepat waktu)
  1. The participants who join the competition come from many schools in our region.
(Para peserta yang mengikuti perlombaan datang dari berbagai sekolah di wilayah kita)

Non-Restrictive Clause

Non-Restrictive Clause adalah klausa yang menambahkan informasi dalam sebuah kalimat. Non-Restrictive Clause biasanya berupa sebuah Proper Noun (kata benda yang berupa nama dari orang, tempat, atau objek tertentu) atau Common Noun (kata benda umum) yang merujuk kepada orang, benda, atau kejadian tertentu.

Non-Restrictive Clause menggunakan tanda koma (,) untuk menunjukkan bahwa informasi yang disampaikan oleh klausa ini adalah informasi tambahan. Tanda koma (,) tersebut berfungsi sebagai tanda pemisah bahwa informasi yang diapit oleh tanda koma tersebut merupakan informasi tambahan dalam kalimat. Jika informasi yang berada dalam tanda koma tersebut dihilangkan, para pembaca akan masih mengerti arti dari keseluruhan kalimat. Non-Restrictive Sentence disebut juga klausa atau frasa kurang penting.

Contoh Non-Restrictive Clause:

  1. I want to thank my mother, Nala, for all their love and support for me.
(Saya ingin berterima kasih kepada ibu saya, Frieda dan Nala, atas semua kasih sayang dan dukungan untuk saya)
Jika Non-Restrictive Clause dihilangkan, maka:
  • I want to thank my mother for all their love and support for me.
(Saya ingin berterima kasih kepada ibu saya atas semua kasih sayang dan dukungan untuk saya)
  1. Her hypothesis, which my friend tested throughout the research, was rejected by her advisor.
(Hipotesisnya, yang teman saya uji melalui penelitian, ditolak oleh pembimbingnya)
Jika Non-Restrictive Clause dihilangkan, maka:
  • Her hypothesis was rejected by her advisor.
(Hipotesisnya ditolak oleh pembimbingnya)
  1. I have found the learning journal, which I have been looking for.
(Saya telah menemukan jurnal pembelajaran, yang telah saya cari – cari)
Jika Non-Restrictive Clause dihilangkan, maka:
  • I have found the learning journal.
(Saya telah menemukan jurnal pembelajaran)



STYLE IN WRITTEN ENGLISH

DEFINITIONS AND EXAMPLES

1.        QUESTION
     Question tag adalah pertanyaan pendek yang ditambahkan di akhir pernyataan (declarative sentence) untuk menanyakan informasi atau meminta persetujuan.

 
Contoh Question Tag :
1)      They will attend the seminar, won’t they?
(Mereka akan menghadiri seminar kan?).
2)      They can't write a letter, can they?
  (Mereka tidak dapat menulis sebuah surat, bukan?).
3)      Your sister doesn't like doll, does she? No, she doesn't.
 (Kakak perempuanmu tidak suka boneka, bukan? Tidak).


2.        SAY OR TELL
     Say dan Tell mempunyai arti yang sedikit berbeda, yaitu “berkata” dan “mengatakan”. Dalam tata bahasa (Grammar) Bahasa Inggris, terutama dalam topik Reported Speech, keduanya mempunyai pola yang berbeda.

Contoh Say and Tell :
1)   - Will you come with us tomorrow?
   (Maukah kau ikut dengan kami besok?).
-          He asked me if I would go with them the following day.
(Dia bertanya apakah saya akan pergi bersama mereka pada hari berikutnya).
2)   - I didn’t do it! (Aku tidak melakukannya!)
-          He said that he hadn’t done it. (Dia mengatakan bahwa dia tidak melakukannya).
3)  -  I’ll bring the book back tomorrow.
  (Aku akan membawa buku itu kembali besok).
-          She said that she would bring the book back the following day.
 (Dia mengatakan bahwa dia akan membawa buku itu kembali keesokan harinya).

3.   ANTECENDENES OF PRONOUN
      Pronoun adalah kata yang digunakan untuk menggantikan noun, noun phrase, noun clause, pronoun lain, maupun konstruksi lain yang berakting sebagai noun. Di dalam suatu kalimat, kata ini dapat mengarah pada noun yang sudah disebutkan sebelumnya. Sedangkan antecedent adalah kata, phrase, atau clause yang dirujuk atau digantikan oleh pronoun. Di dalam suatu kalimat, biasanya antecedent berada sebelum pronoun

    Contoh Antecendenes Of Pronoun :
1)      To get rich, the man gave his money away to charity.
(Untuk menjadi kaya, pria tersebut mendonasikan uangnya untuk amal).
2)      You should submit the report to your teacher immediately.
(Kamu harus menyerahkan laporan tersebut kepada gurumu secepatnya).
3)      Luna and Iin have decided to do over their task.
(Luna dan Iin telah memutuskan untuk mengerjakan kembali tugas mereka).


1    4.   PARTICIPLES AS ADJECTIVES
     Adjective adalah kata sifat dan fungsinya untuk menjelaskan kata benda. Participial adjective adalah adjective (kata sifat) yang berbentuk V+ing (Present Participle) dan V+ed (Past Participle).

   Contoh Participles As Adjectives :
1)      So much work was (overwhelming). The staff are (overwhelmed).
(Begitu banyak pekerjaan yang (berlebihan). Staf (kewalahan)).
2)      I was so (entertained) by the movie. The movie was very(entertaining).
(Aku begitu (dihibur) oleh film. Film ini sangat (menghibur)).
3)      The direction to the hotel was (confusing). The driver was (confused).
(Arah ke hotel ini (membingungkan). Sopir itu (bingung)).


5    5.   PARALEL CONTRUCTION
     Correlative Conjunction adalah sebuah kata hubung yang biasanya digunakan berpasang untuk dapat menyatakan hubungan sejajar dan selaras antara dua kata atau klausa seperti sebagai subject, object dan klausa lainnya. Sifat hubungan keduanya biasanya secara gramatikal bersifat paralel ( berkedudukan sejajar ) itulah kenapa biasanya materi ini juga disebut Parallel Construction.

Contoh Paralel Contruction :
1)      You should study hard otherwise you will be left behind.
(Anda harus belajar keras jika tidak, anda akan tertinggal).
2)      I will go unless it rains.
(Aku akan pergi kecuali hujan).
3)      I like either singing songs or playing music.
(Aku suka lagu baik bernyanyi atau bermain musik).




PROBLEM VOCABULARY and PREPOSITIONS
PROBLEM VOCABULARY and PREPOSITIONS

Problem Vocabulary and Prepositions.

Kata - Kata yang Termasuk
Kata-kata berikut sering disalahgunakan oleh penutur asli bahasa Inggris dan juga pembicara nonnatif. Terkadang ejaannya begitu mirip sehingga orang gagal membedakannya. Yang lain diucapkan persis sama, tapi dieja berbeda dan memiliki arti yang berbeda. Kata-kata dalam kategori yang terakhir disebut homonim. Pelajari kata-kata, bagian pidato (kata benda, kata kerja, dll.), Definisi, dan contoh kalimat dalam daftar ini.

ANGEL (kata benda) - makhluk spiritual atau surgawi. Kartu Natal menggambarkan paduan suara malaikat yang melayang di atas para gembala.
ANGLE (kata benda) - sosok yang dibentuk oleh dua garis rapat pada titik yang sama. Tukang kayu meletakkan papan di sudut kanan.
CITE (kata kerja) - kutipan sebagai contoh. Dalam makalahnya, Janis harus mengutip banyak referensi.
SITE (kata benda) - lokasi. Sudut Jalan Utama Utara dan Mimosa akan menjadi lokasi pusat perbelanjaan baru.
SIGHT (a) (kata benda) - perangkat yang digunakan untuk membantu tujuan (dari pistol atau teleskop). Melalui melihat senapan, tentara melihat musuh, (b) (kata benda) - lihat. Melihat pendaratan kapsul ruang adalah pemandangan yang menyenangkan, (c) (kata kerja) - lihat. Kami melihat sebuah kapal di teluk.

COSTUME (kata benda) - pakaian, gaya berpakaian khas. Kami semua memutuskan untuk mengenakan kostum kolonial pada perayaan Keempat Juli.
CUSTOM (kata benda) - sebuah praktik yang secara tradisional diikuti oleh sekelompok orang tertentu. Ini adalah kebiasaan di Eropa Barat untuk anak laki-laki kecil mengenakan celana pendek ke sekolah.
LAYAK (kata sifat) - terhormat atau sesuai. Ketika seseorang muncul di pengadilan, seseorang harus mengenakan pakaian yang layak.
DESCENT (kata benda) (a) - gerakan ke bawah. Pendaki gunung menemukan keturunan mereka lebih berbahaya daripada pendakian mereka, (b) - garis keturunan. Vladimir adalah keturunan Rusia.
DESSERT (kata benda) (padang pasir) - hidangan terakhir dari makanan, biasanya sesuatu yang manis. Kami memiliki pai apel untuk hidangan penutup tadi malam.
DESERT (kata benda) (padang pasir) - tempat yang panas dan kering. Sulit bertahan di padang pasir tanpa air.
DESERT (kata kerja) (desert) - abandon. Setelah meninggalkan jabatannya, tentara tersebut lari dari perkemahan.


Prepositions

Preposisi adalah kelas kata-kata yang menunjukkan hubungan antara nomina, kata ganti dan kata lain dalam sebuah kalimat. Paling sering mereka datang sebelum kata benda. Mereka tidak pernah mengubah bentuk mereka, terlepas dari kasus, jenis kelamin, dll dari kata yang mereka maksud.

Preporsisi sebelum menggunakan Kata Benda
Contoh :
* after class
* at home
* before Tuesday
* in London
* on fire
* with pleasure

Sebuah preposisi biasanya menunjukkan hubungan temporal, spasial atau logis dari objeknya ke sisa kalimat.
Contoh :
* The book is on the table.
* The book is beside the table.
* She read the book during class.

Preposisi diklasifikasikan sebagai sederhana atau majemuk.
Simple prepositions
Simple prepositions are single word prepositions. These are all showed above.
Contoh:
* The book is on the table.

Preposisi majemuk
Preposisi majemuk lebih dari satu kata. Di antara dan karena preposisi terdiri dari dua kata - di depan, atas nama preposisi terdiri dari tiga kata.
Contoh :

* The book is in between War and Peace and The Lord of the Rings.
* The book is in front of the clock.
* The children climbed the mountain without fear.
* There was rejoicing throughout the land when the government was defeated.
* The spider crawled slowly along the banister.


Sumber :

https://azbahasainggris.com/relative-clause
https://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/2018/09/jenis-jenis-logical-connector-dalam-bahasa-inggris-beserta-contohnya.html
https://pralitaputrinoviari.wordpress.com/2015/06/30/passive-voice-causative-have/
https://ruangseni.com/definisi-restrictive-nonrestrictive-clause-serta-penjelasan/
http://softskill16.blogspot.com/2014/06/style-in-written-english.html
http://fathialamanda.blogspot.com/2017/05/problem-vocabulary-and-prepositions.html

Bahasa Inggris Bisnis

CONNECTORS A. Definisi Logical Connector Logical Connector adalah sebuah kata hubung yang berfungsi untuk menghubungkan sebuah kata den...