Rabu, 14 Desember 2016

Sistem kendali perangkat listrik menggunakan media SMS



SISTEM KENDALI PERANGKAT LISTRIK
MENGGUNAKAN MEDIA SMS (SHORT MESSAGE SERVICE)

PENDAHULUAN
Latar Belakang
Terbatasnya sumber daya energi dinegara kita menuntut
pemerintah untuk menaikkan tarif dasar penggunaan listrik. Dengan tarif
listrik yang tinggi sekarang ini maka penggunaan listrik untuk kebutuhan
sehari-hari di upayakan untuk diminimalisasi sekecil mungkin. Dengan
digalakkanya berbagai hal yang berhubungan dengan energi listrik, yang
diantaranya pengurangan penggunaan listrik pada pukul 17.00-21.00 ataupun
penggunaan listrik yang tak berguna. Oleh karena itu untuk memulai efisiensi
penggunaan energi listrik dapat kita mulai dari penggunaan lampu sebagai
media penerangan sesuai kebutuhan.
Perkembangan teknologi yang semakin pesat mempengaruhi suatu
sistem dan efisiensi operasional dalam mengendalikan sebuah peralatan. Di
abad sekarang ini dibutuhkan fasilitas-fasilitas yang memadai untuk
pengembangan usaha guna mencapai tujuan meningkatkan pelayanan pada
masyarakat. Dalam hal ini salah satunya adalah penggunaan sistem
komputerisasi yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan
sistem komputerisasi akan membuat proses kinerja efektif dan efisien. Dilain
pihak perkembangan pengguna layanan teknologi mobile phone yang paling
meledak adalah penggunaan jasa layanan pesan singkat atau sering dikenal
SMS (Short Message Service). Dengan menggabungkan dua perkembangan
teknologi (komputer dan mobile phone) akan dapat kita bayangkan bagaimana
meledaknya teknologi gabungan ini.
perintah sederhana mulai dibutuhkan oleh para pengguna yang
membutuhkan kemudahan dalam mengendalikan lampu. Sistem kendali jarak
jauh juga dibutuhkan untuk memudahkan pengguna dalam memangkas
penggunaan energi listrik. Sehingga jarak yang menjadi kendala dalam
mengendalikan sebuah perlatan dalam hal ini khususnya adalah peralatan
dengan komsumsi energi listrik dapat kita hindari.
Untuk menjawab hal-hal yang telah diungkapkan diatas maka
dibangunlah suatu sistem kendali alat-alat yang menggunakan energi listrik
untuk menjalankan sistem yang dibawa didalam alat tersebut dari jarak jauh
(remote system). Sedangkan alat yang dapat digunakan untuk mengendalikan
alat listrik salah satunya adalah melalui media pesan singkat mobile phone
atau sering dikenal dengan sebutan SMS. Dengan menggunakan media pesan
sms sebagai alat pengendali, dapat mempermudah pengguna untuk memantau
penggunakan energi listrik dari jarak jauh (dalam ketentuan daerah tersebut
berada dalam lingkup sinyal provider yang digunakan). Dengan sistem ini
diusahakan dapat menekan tingginya laju penggunaan energi listrik.program
ini diberi nama EPCS (Electric Pheriperal Control System) Using SMS Media
untuk lebih mudah dalam menyebutkannya disaat penggunaan nanti.
Tujuan
Membuat sistem pengedalian dan monitoring jarak jauh berbasis computer dengan menggunakan  handphone.
Permasalahan
Sistem hanya membahas tentang system kendali ON/OFF alat listrik
menggunakan media SMS.

sistem ini hanya berlaku dengan kondisi jika tegangan AC yang berasal
dari PLN setempat dalam keadaan ON, sehingga jika dalam kondisi
mati/OFF user masih tetap dapat mengirim pesan menuju HP server dan
diterima oleh HP server namun, HP server tidak dapat mengirim data yang
diterima untuk diimplementasikan.


METODE PENELITIAN

Dalam pembangunan Aplikasi sistem kendali perangkat listrik
menggunakan media SMS, metode pengembangan perangkat lunak yang
digunakan adalah model waterfall. Dimana pekerjaan dilakukan secara
bertahap,tahapan pertama harus selesai dilakukan sebelum melangkah pada
tahapan berikutnya.

Perancangan Konsep
Konsep dari rancangan program yang digunakan untuk
menciptakan sebuah aplikasi pengendali kondisi perangkat listrik ini adalah
dengan mempertimbangkan beberapa aspek teknologi yang berkembang dan
juga untuk efisiensi penggunaan perangkat tingkat lanjut. Sebagai dasar
pembuatan sebuah program seperti pada gambar berikut.

Gambar 3.1. Skema koneksi aplikasi dengan perangkat Output

Dari konsep dasar pada gambar diatas urutan dalam tahapan perancangan konsep aplikasi yang dibangun adalah sebagai berikut.
Gambar 3.2. Konsep program EPCS Using SMS Media.

Konsep program diatas memiliki prinsip kerja sebagai berikut:
SMS yang datang dari pengguna diterima oleh ponsel terminal
(penerima/pengirim).
SMS dari pengguna yang ada dalam ponsel terminal diambil oleh program
SMS Gateway .
SMS dari pengguna akan di konfersi dari bentuk PDU menjadi teks dan
dimasukkan ke tabel menurut format SMS tersebut. Teks SMS yang
berupa kata kunci di gunakan untuk mengendalikan perangkat berdasarkan
kata kunci yang dikirimkan (ON/OFF Perangkat).
Program akan melakukan query ke basis data berdasarkan isi SMS dari
pengguna.
Hasil query basis data yang telah diproses oleh program aplikasi dikirim
ke SMS Gateway
SMS Gateway memberikan ouput terhadap alat yang digunakan.
(perangkat relay)
Perangkat relay menanggapi output dari aplikasi SMS Gateway dengan
memberikan tanggapan perintah terhadap perangkat listrik yang
terkoneksi.
Desain Program
Tahapan selanjutnya dalam merealisasikan sebuah konsep
rancangan dan faktor pendukung aplikasi yang ingin diciptakan dari sebuah
konsep maya menjadi sebuah aplikasi nyata dengan menuangkannya kedalam
sebuah desain produk yang menarik dan atraktif sehingga menajdi point
tambahan dari segi penglihatan.

Pengkodean (Coding)
Pengkodeaan atau coding adalah membentuk sebuah aplikasi
dengan memberikan script-script procedure maupun fungsi yang kemudian
menjadi perintah-perintah internal dalam sebuah program sehingga program
dapat mengolah data input dari pesan yang dikirim menjadi data output yang
diimplementasikan pada perangkat listrik.

 Pengujian (Testing)
Tahap terakhir pembuatan program adalah Testing. Pengujian
prorgam mutlak dibutuhkan agar program tidak hanya menjadi program
abstrak karena tidak dapat berjalan pada saat penggunaan.
Didalam pengujian program yang perlu diingat adalah kesalahan
yang dapat terjadi dalam tahapan sebelumnya (pengkodean/coding).
Kesalahan-kesalahan yang dapat muncul diantaranya:

Kesalahan Bahasa (Language Errors)
Kesalahan bahasa adalah kesalahan didalam penulisan Source
program yang tidak sesuai dengan yang disyaratkan. Jika diibaratkan dalam
kehidupan, kesalahan bahasa adalah penggunaan bahasa yang tidak sesuai
dengan kaidah baku yang telah ditetapkan.
Kesalahan sewaktu proses (Run Time Errors)
Kesalahan sewaktu Proses adalah kesalahan yang terjadi sewaktu
executeable program dijalankan. Kesalahan ini akan menyebabkan proses
program berhenti sebelum selesai pada saatnya. Karena kompiler menemukan
kondisi-kondisi yang belum terpenuhi yang tidak dapat dikerjakan.

Kesalahan Logika (Logical Errors)
Kesalahan logika adalah kesalahan dari logika program yang
dibuat. Kesalahan seperti ini sulit ditemukan karena tidak ada pemberitahuan
mengenai kesalahan dan tetap akan didapat hasil dari proses program namun
hasil dari eksekusi yang dikerjakan bernilai salah.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Study Kelayakan
Program kendali peralatan listrik menggunakan media pesan
merupakan salah satu terobosan terhadap kebutuhan efisiensi dan sistem
kendali yang tidak tergantung pada jarak. Progam kendali ini (EPCS Using
SMS Media) menerapkan aplikasi sistem berbasis pesan singkat yang sudah
umum digunakan oleh masyarakat. Kemudahan-kemudahan yang disuguhkan
pada program dengan tampilan yang menarik,tombol kendali yang apik,dan
juga terdapat pada sistem kontrol yang menjadi temanya.
EPCS menggunakan dua mode kendali yaitu:
1. Sepenuhnya manual dengan tambahan menggunakan timer.
2. Mengunakan media SMS sebagai kendali langsung

Kebutuhan Bahan

Aplikasi Short Message Service (SMS)
Penggunaan SMS sebagai media pengendali tergantung pada laju
lalu-lintas jaringan yang disediakan oleh operator, jika laju lalu-lintas padat
maka proses pengiriman SMS akan terganggu. Namun hal tersebut tidak akan
terjadi dalam kondisi normal,sehingga kendali lampu dapat berjalan sesuai
perintah. Kinerja SMS juga tak lepas dari SMS gateway sebagai jembatan
penghubung untuk mengendalikan alat yang digunakan. SMS gateway
digunakan untuk mengkonversi bentuk pesan PDU dari SMS menjadi pesan
berbentuk Text. Sehingga SMS yang dikirim dapat diimplementasikan untuk
kendali keluaran perangkat yang digunakan.

Setting koneksi Ponsel dengan PC
Penggunaan ponsel pabrikan Nokia dengan Tipe N5110 sebagai
ponsel server mempertimbangkan beberapa kemudahan yang dimiliki,
diantaranya setting untuk SMS Centre (pusat pesan,jenis pesan,validitas waktu
pesan) dan juga setting profil biasa (laporan kiriman,jawab lewat pusat pesan
yng sama). Hal penting yang perlu diperhatikan dalam pengaturan pesan
adalah Pusat pesan,jenis pesan,laporan kiriman.
Untuk koneksi, pengaturan yang perlu diperhatikan adalah model
ponsel(tipe ponsel), nomor port yang digunakan, dan jenis media penghubung
antara ponsel dan PC. Untuk Nokia N5110 yang menggunakan kabel data
melalui serial port setting yang dilakukan yaitu model ponsel = 51**, Port = 2,
Koneksi DAU-9P.

Koneksi Saklar elektronik dengan PC
Selain koneksi ponsel dengan PC yang perlu diperhatikan adalah
koneksi antara PC dengan saklar elektronik. Koneksi antara saklar elektronik
dengan PC menggunakan DB-25 sebagai konektor.

Program Aplikasi
Sebagai media pembangun aplikasi yang dikerjakan digunakan
Borland Delphi 7. Penggunaan Borlan Delphi 7 dikarenakan kemudahan yang
disediakan oleh program itu sendiri dan juga penggunaannya yang lebih
familiar. Kemudahan lain yang disediakan dalam Delphi 7 adalah dalam hal
mengatur tampilan program yang diciptakan, untuk lebih terlihat menarik.

Kebutuhan Software

Bahasa Pemrograman
Bahasa Pemrograman adalah sebuah literatur bahasa dalam
pemrograman yang berfungsi sebagai alat pengembang sebuah program
aplikasi, bahasa pemrograman yang digunakan adalah Borland Delphi 7.0.
Komponen Toxygen SMS digunakan sebagai komponen untuk koneksi
dengan HP yang digunakan.

Software Database
Microsoft Access 2003 digunakan dalam pembuatan database.
Database disini digunakan untuk menyimpan pesan SMS yang telah diterima
oleh program. Sehingga dapat ditampilkan sebagai log pesan

Operating System
Operating System adalah program yang digunakan sebagai jembatan
antara hardware dengan program aplikasi. Untuk kebutuhan Operating System
program EPCS Using SMS Media menggunakan Operating System berbasis
Windows XP Profesional SP 2.

Kebutuhan Hardware
Program EPCS Using SMS Media membutuhkan seperangkat
Hardware untuk dapat merealisasikan hasil inputan yang diberikan. Hardware
yang dibutuhkan diantaranya :

Personal Computer (PC) Penunjang
Processor : Intel Pentium IV
Memory : 512 Mbyte
Hardisk : 40 Gbyte
Cd – Room : 52 X
Monitor : 15 inc
UPS : 600 VA

Ponsel (HP)
a. HP Server
Untuk server sistem menggunakan HP pabrikan Nokia dengan seri N5110.
b. HP Client
Untuk client sistem tidak memberikan patokan jenis maupun tipe ponsel
yang digunakan, segala jenis ponsel dapat digunakan sebagai HP client.
Baik bersistem jaringan GSM maupun CDMA. Syarat yang dibutuhkan
sebagai HP client adalah mampu mengirimkan SMS sesuai dengan format
yang telah ditentukan oleh program EPCS Using SMS Media.

 Saklar Elektronik
Resistor : 1 kilo ohm 12 buah
Dioda : 1N4148 dan 1 N4002 12 buah
Konektor Parallel Port : DB-25 1 Pasang
Transistor : 2N2222A 4 Buah
Lampu indikator : led 3 Volt 8 Buah
Relay DC : 12 Volt 4 Buah
Kabel serabut : 30 meter
Papan Sirkuit : 30x10 cm
Transformator AC/DC : 1 Buah

Implementasi Program
Sistem kerja dasar yang diciptakan pada aplikasi EPCS Using SMS
Media adalah dengan menggunakan input perintah yang berasal dari sebuah
pesan singkat (SMS).
1. User mengirimkan SMS.
2. SMS yang dikirimkan oleh user tersebut diolah oleh program untuk
dicocokkan dengan perintah yang ada pada program.
3. Jika SMS yang dikirim sesuai sesuai dengan script yang ada pada program
maka inputan yang berasal dari SMS tersebut akan diteruskan ke output
sistem yang berupa peralatan listrik.
Gambar 4.1 Flowchart SMS pada Program

Selain menggunakan kendali SMS sistem juga menyediakan
kendali manual dengan menggunakan timer. Timer disini berfungsi
selayaknya SMS, dimana program akan secara otomatis mengendalikan nyala
peralatan yang tersambung sesuai dengan set timer yang digunakan. Cara kerja
dari timer tersebut adalah sebagai berikut :
1. User mengeset timer sesuai kebutuhan.
2. Untuk timer On.
    Timer menyimpan waktu yang diinginkan oleh user. Jika waktu realtime
    sesuai dengan waktu yang digunakan pada timer, maka timer akan
    mengaktifkan peralatan yang tersambung untuk seterusnya.
3. Untuk timer
Timer menyimpan format waktu yang diset oleh user. Jika waktu realtime
sesuai dengan waktu yang digunakan pada timer, maka timer akan
menonaktifkan peralatan yang tersambung untuk seterusnya.




Keunggulan dan Kelemahan Sistem

Keunggulan
Implementasi dari sistem pada kehidupan sehari-hari memiliki
keunggulan antara lain :
a. Sistem kendali perangkat listrik ini dirancang berbasiskan GUI (Graphic
User Interface), sehingga pengoperasian sistem sangat mudah.
b. Sistem ini mempunyai 2 modus kerja
1. Modus SMS
Didalam modus SMS, user dapat mengendalikan perangkat pada
sistem dengan mengirimkan pesan ke no HP server sesuai dengan
format yang telah ditentukan.
2. Modus manual
Didalam modus manual, otomatisasi sistem terintegrasi kedalam dua
bagian, yaitu otomatisasi berdasarkan waktu (hidup atau mati) dan
otomatisasi dengan menekan langsung tombol (untuk All On dan All
Off), memberikan tanda pada pada checkbox dan juga dengan menekan
pada tampilan lampu langsung. Sehingga untuk menghidupkan atau
mematikan perangkat listrik tidak perlu bersusah-payah beranjak dari
tempat kerja.
c. Sistem kendali perangkat listrik dapat di implementasikan pada perangkat
listrik AC (Alternating Current), seperti lampu pijar, kipas angin, Televisi,
komputer, dan perangkat listrik lainnya.
d. Driver saklar elektronik yang dgunakan untuk menghubungkan PC dengan
perangkat listrik dibuat menggunakan sistem opto-triac yang memiliki
tingkat respon dan kestabilan sistem yang tinggi.
e. Sistem kendali perangkat listrik yang dirancang di fokuskan untuk
meningkatkan efisiensi waktu terhadap pemakaian listrik pada perangkat
yang digunakan. Jadi sedikit banyak dapat menghemat penggunaan listrik
(di asumsikan penggunaan komputer sudah menjadi kebutuhan yang
rutin).


 Kelemahan
Setiap sistem pasti memiliki kelemahan namun kelemahan tersebut
diharapkan dapat menjadi point perbaikan pada sistem selanjutnya.
Kelemahan pada sistem yang sekarang telah dikembangkan adalah:
a. Sistem dirancang dengan menggunakan media SMS sebagai input
perintah, namun sistem belum mampu memberikan status kondisi dari
perangkat yang digunakan pada user. Sehingga user tidak dapat
mengetahui kondisi dari perangkat yang digunakan.
b. Karena sistem berjalan dalam PC, sehingga untuk memperoleh kegunaaan
dari sistem yaitu otomatisasi pada perangkat listrik, driver saklar harus
selalu terhubung dangan PC dan sistem program diaktifkan (dijalankan).
Oleh sebab itu apabila PC tidak dinyalakan atau mati maka sistem juga
tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.
c. Sistem dirancang menggunakan pemrograman yang menggunakan
interface port paralel, sehingga apabila dalam PC tidak terdapat komponen
port paralel sistem tidak dapat diterapkan.
d. Penggunaan HP sebagai server dengan koneksi melalui kabel dapat
mengurangi kepraktisan tempat yang digunakan dan akan terlihat kurang
rapi.

Daftar pustaka
 
Jogiyanto, HM. 2001. ”Analisa dan Desain Sistem Informasi”. Andi Offset.
Yogyakarta.
Zakaria, Teddy markus. Widiadhi, Josef. 2006.”Aplikasi SMS untuk Berbagai
Keperluan”. Informatika. Bandung.
Anonim, “SMS Gateway”. http://www.warungbarokah.com
Anonim, “SMS Gateway Semakin Berkembang”. http://www.pcmedia.com
Anonim, “SMS Gateway”. http://www.teknisoft.net
Anonim, “Kendali Listrik menggunakan Port Printer” http://www.Teknisoft.net

Bahasa Inggris Bisnis

CONNECTORS A. Definisi Logical Connector Logical Connector adalah sebuah kata hubung yang berfungsi untuk menghubungkan sebuah kata den...