CONNECTORS
A. Definisi Logical Connector
Logical Connector adalah sebuah kata hubung yang berfungsi untuk menghubungkan sebuah kata dengan kata lain, sebuah klausa dengan klausa lain, sebuah kalimat dengan kalimat lain, atau sebuah paragraf dengan paragraf lain.
B. Tipe –
Tipe Logical Connector
1)
Subordinating Conjunctions
Subordinating
Conjunctions berfungsi
untuk mengawali klausa keterangan (adverb clauses).
Selain itu, Subordinating
Conjunctions digunakan dalam kalimat majemuk dimana anak kalimat (dependent
clause) atau induk kalimat (independent clause) dapat bertukar
posisi tanpa ada perubahan makna.
Contoh:
- Before he came, we did not have a physical education teacher.
(Sebelum dia
datang, kami tidak memiliki seorang guru olahraga)
- We did not have a physical education teacher before he came.
(Kami tidak
memiliki seorang guru olahraga sebelum dia datang)
2) Prepositions
Prepositions diikuti oleh sebuah kata benda (noun)
atau frasa kata benda (noun phrase).
Selain itu,
Prepositions digunakan dalam kalimat majemuk dimana anak kalimat (dependent
clause) atau induk kalimat (independent clause) dapat bertukar
posisi tanpa ada perubahan makna.
Contoh:
The new
student did not come to class due to his illness.
(Murid baru
tersebut tidak datang ke kelas karena penyakitnya)
3)
Transitions and Conjunctive Adverbs
Transitions
and Conjunctive Adverbs menggabungkan dua kalimat yang dipisahkan oleh tanda titik (.), atau dua
klausa yang dipisahkan oleh tanda koma (,).
Transitions
and Conjunctive Adverbs digunakan dalam kalimat yang hanya memiliki satu susunan kalimat. Jika
kedua klausa bertukar posisi maka makna akan berubah.
Kata
transisi (transition) tersebut dapat berupa awalan klausa (clause
initial), akhiran klausa (clause final), atau di kalimat kedua
diantara subjek (subject) dan kata kerja (verb).
Contoh:
He was sick.
Nevertheless, he came to class.
(Dia sedang
sakit. Meskipun begitu, dia datang ke kelas)
4)
Conjunctions
Conjunctions
digunakan
dalam kalimat yang hanya memiliki satu susunan kalimat. Jika kedua klausa
bertukar posisi maka makna akan berubah.
Gunakanlah
tanda koma (,) sebelum kata conjunction.
Dalam
penulisan akademik (academic writing), jangan gunakan kata conjunction
untuk memulai sebuah kalimat.
Contoh:
She always
did not do her homework, so she did not pass the class.
(Dia selalu
tidak mengerjakan PR nya, jadi dia tidak naik kelas)
Passive Voice &
Causative Have
PASSIVE
VOICE (Kalimat Pasif)
Passive
Voice (Kalimat Pasif) adalah kalimat yang subject-nya dikenai suatu pekerjaan
atau menderita suatu. Dengan kata lain subject kalimat tersebut menjadi sasaran
kegiatan yang dinyatakan oleh kata kerja. Dalam bahasa indonesia ciri-ciri
kalimat pasif adalah kata kerjanya yang berawalan dengan “di-“ dan beberapa
lagi memiliki awalan “ter-“ (tergantung pada konteks kalimat).
Active Voice (Kalimat Aktif) adalah kalimat yang
subject-nya berbuat sesuatau atau melakukan suatu pekerjaan. Dalam
bahasa indonesia ciri-ciri kalimat aktif adalah kata kerjanya selalu berawalan
“me-“ dan beberapa lagi memiliki awalan “ber-“.
Bentuk dari
Passive Voice (kalimat pasif) adalah : TO BE / BE + VERB 3
- Passive Voice digunakan jika kita hanya ingin fokus pada kejadian bukan pada siapa yang melakukannya.
Example:
Active
: the man is
kicking the ball now.
Passive
: the ball is being kicked now
- Passive Voice digunakan untuk menghindari suatu subjek yang semu (someone, somebody).
Example :
Active
: someone
hit the mirror last night.
Passive
: the mirror was hit last night.
Note :
Dalam bahasa
inggris terdapat beberapa kata kerja yang bisa memiliki 2 object, seperti:
teach, pay, give, ask, tell, show, over.
Pola – Pola
Passive Voice
- Simple Present Tense
Rumus:
Active
: S + To Be
(is, am, are)
Passive
: S + To Be
(is,am,are) + V3
Example:
Active
: Budi
writtes a letter
Passive
: a letter is
written by budy
- Simple Past
Rumus :
Active : S +
To Be (was,were) + v2
Passive
: S + To Be (was, were) + V3
Example:
Actived
: i eat fried rice yesterday
Passived
: fried rice was eaten by me
yesterday
- Present Perfect
Rumus :
Active
: S + To Be
(has, have) + V3
Passive
: S + To Be + been + V3
Example :
Active
: we have
been helping the poor people
Passive
: the poor people
have been being helped by us
- Past Perfect
Rumus :
Active
: S + To Be
(had) + V3
Passive
: S + To Be + been
+V3
Example :
Active
: we had
watched titanic movie
Passive
: Titanic movie
had been watched by us
- Present Progresive
Rumus :
Active
: S + To Be
(is, am, are) + v-ing
Passive
: S + To Be +
being +v3
Example:
Active
: Jane is
helping Tina.
Passive
: Tina is being
helped by Jane
- Past Progresive
Rumus :
Active
: S + To Be
(was, were) + v-ing
Passive
: S + To Be +
being Not + V3
Example:
Active
: Noni
was helping ketrin
Passive
: Noni was being
helped by Ketrin
CAUSATIVE VERBS (Kata Kerja Kausative)
Causative
Verb ( Kata Kerja Kausatif ) adalah kata kerja utama atau pokok yang digunakan
untuk menyatakan bahwa seseorang menyuruh atau menyebabkan orang lain melakukan
sesuatu.
Beberapa
caustive verb :
have/has
had
ask
asked
get
got
- Active Causative
- Causative “Have”
Rumus:
Subject + have/has + someone + kata kerja Bentuk I
Contoh:
- I have him clean my shoes (saya menyuruhnya membersihkan sepatuku)
- Mary has George climbs the tree
- You must haveSusie study hard
- Causative “Get”
Rumus:
Subject + Get + someone + to infinitive
Contoh:
- He gets John to brush the shoes
- They get me to wash the clothes
- She will get Anne to accompany her to the party tomorrow
- Passive Causative
Rumus:
Subject + have/get + object + kata kerja Bentuk III
Contoh:
- The government got the bridge built quickly
- We must have the floor cleaned as soon as possible
Tambahan:
- Causative “Make“
Penggunaannya
sama dengan causative di atas, namun perintahnya lebih keras (sedikit memaksa)
Rumus:
Subject + Make + someone + Kata kerja bentuk I
Contoh:
- The teacher always makes the students stay in their own seats
- Bob made his son be quiet in the library
- Causative “Want“
Rumus:
Subject + Want + object + Kata Kerja Bentuk III
Contoh:
- I want this chairs painted (saya mau kursi-kursi ini dicat)
- He wants the cars repaired
RELATIVE CALUSES
Pengertian
Relative Clause
Relative
Clause biasanya juga disebut sebagai Adjective Clause. Relative clause termasuk
salah satu jenis dari Dependent Clause. Itu artinya, ia tidak dapat
berdiri sendiri meskipun klausa ini memiliki unsur kalimat berupa subject dan verb.
Jadi makna dari Relative Clause adalah dependent clause yang berfungsi sebagai adjective
( kata sifat ) untuk menjelaskan suatu noun
( kata benda ) dan memberikan penjelasan terhadap noun tersebut secara rinci.
Terdapat 2 jenis Relative Clause yaitu :
- Relative Clause dengan menggunakan Relative Pronoun
- Relative Clause dengan menggunakan Relative Verb
Yuk, kita
bahas satu persatu.
Jenis-jenis
Relative Clause
Berikut ini
adalah jenis-jenis Relative Clause.
Relative
Pronoun
Relative
Pronoun biasanya diletakkan setelah noun ( kata benda ) untuk memperjelas benda
atau orang yang mana yang sedang kita bicarakan. Terdapat 5 macam Relative
Pronoun yaitu who, whom, whose, which, dan that.
Rumus
Relative Pronoun : Relative Pronoun +/- Subject + Verb
1. Who
Menggunakan
kata “Who” dalambRelative Pronoun yang digunakan untuk menjelaskan orang
sebagai suatu subject.
Contoh
Relative Pronoun:
- I met the man who helped me
fixed my bicycle.
(Aku bertemu dengan pria yang membantu memperbaiki sepedaku) - The girl who won the Sea
Games feels happy.
(Wanita yang memenangkan Sea Games sangat senang) - The teacher who teaches
Mathematic in my school is die.
(Guru yang mengajar Matematika di Sekolah sekarang meninggal)
2. Whose
Menggunakan
kata “Whose” dalam Relative Pronoun yang digunakan untuk menjelaskan
kepemilikan seseorang.
Contoh
Relative Pronoun dengan Kata Whose:
- There is a man whose car was
stolen.
(Itu adalah pria yang mobilnya di curi) - The people whose window I
broke got really angry.
(Orang yang jendelanya aku rusak sangat marah) - I have a classmate whose
father is famous singer.
(Aku punya teman sekelas yang ayahnya adalah seorang penyanyi terkenal)
3. That
Menggunakan
kata “That” dalam Relative Pronoun yang dapat digunakan untuk menjelaskan orang
sebagai subject, orang sebagai object, dan benda.
Contoh
Relative Pronoun dengan Kata That:
- The box that I sent to my
sister was heavy.
(Kotak yang aku kirim untuk adikku sangat berat) - I lost the book that I
borrowed from my friend.
(Aku menghilangkan buku yang aku pinjam dari temanku) - A person that doesn’t read
will lack of knowledge.
(Orang yang tidak membaca akan kurang pengetahuan)
4. Whom
Menggunakan
kata “Whom” dalam Relative Pronoun yang digunakan untuk menjelaskan orang yang
menjadi object.
Contoh
Relative Pronoun dengan Kata Whom:
- She whom I give bread
thanks me.
(Dia yang aku beri roti, berterima kasih padaku) - She whom I sang song was
my girlfriend.
(Dia yang aku nyanyikan lagu, adalah kekasihku) - Mr. Fitroh whom I sent
letter was my teacher.
(Pak Fitroh yang aku kirim surat adalah guruku)
5. Which
Menggunakan
kata “Which” dalam Relative Pronoun yang digunakan untuk menjelaskan suatu
benda.
Contoh
Relative Pronoun dengan Kata Which:
- Tina brings the book which I
gave her yesterday.
(Tina membawa buku yang aku berikan kepadanya kemarin) - The book which I need to
read was sold.
(Buku yang aku inginkan untuk kubaca telah terjual) - The book which has red cover
is mine.
(ku mengambil nomor dari kartu yang aku takuti)
Restrictive Clause
Restrictive
artinya adalah membatasi. Restrictive Clause adalah klausa yang membatasi atau
menentukan arti dari sebuah kata benda (noun) atau frasa kata benda (noun
phrase) dan menyajikan informasi penting tentang kata benda (noun) dalam
kalimat tersebut. Restrcitive Clause tidak dipisahkan dengan tanda koma (,)
dalam sebuah kalimat. Restrictive Clause juga disebut dengan klausa atau frasa
penting.
Contoh
Restrictive Clause
- The student who sits in the front of the room writes down all the materials given by the teacher.
(Siswa yang
duduk di bagian depan ruangan mencatat semua materi yang diberikan oleh guru)
- The result that we have decided in today’s meeting will give positive change to our environment.
(Hasil yang
telah kita putuskan dalam rapat hari ini akan memberikan perubahan positif
terhadap lingkungan kita)
- The author whose novel I always read has won many prizes for his work.
(Penulis
yang novelnya selalu saya baca telah memenangkan banyak penghargaan untuk
kerjanya)
Ketika
Relative Pronoun berfungsi sebagai objek dari kalimat, Relative Pronoun
tersebut dapat (dan biasanya) dihilangkan dari Relative Clause.
Contoh
Kalimat:
- The result
thatwe have decided in today’s meeting will give positive change to our environment.
(Hasil yang
telah kita putuskan dalam rapat hari ini akan memberikan perubahan positif
terhadap lingkungan kita)
- The pizza
thatI ordered some hours ago did not arrive on time.
(Pizza yang
saya pesan beberapa jam yang lalu tidak sampai tepat waktu)
- The participants
whojoin the competition come from many schools in our region.
(Para
peserta yang mengikuti perlombaan datang dari berbagai sekolah di wilayah kita)
Non-Restrictive Clause
Non-Restrictive
Clause adalah klausa yang menambahkan informasi dalam sebuah kalimat. Non-Restrictive
Clause biasanya berupa sebuah Proper Noun (kata benda yang berupa nama dari
orang, tempat, atau objek tertentu) atau Common Noun (kata benda umum) yang
merujuk kepada orang, benda, atau kejadian tertentu.
Non-Restrictive
Clause menggunakan tanda koma (,) untuk menunjukkan bahwa informasi yang
disampaikan oleh klausa ini adalah informasi tambahan. Tanda koma (,) tersebut
berfungsi sebagai tanda pemisah bahwa informasi yang diapit oleh tanda koma
tersebut merupakan informasi tambahan dalam kalimat. Jika informasi yang berada
dalam tanda koma tersebut dihilangkan, para pembaca akan masih mengerti arti
dari keseluruhan kalimat. Non-Restrictive Sentence disebut juga klausa atau
frasa kurang penting.
Contoh
Non-Restrictive Clause:
- I want to thank my mother, Nala, for all their love and support for me.
(Saya ingin
berterima kasih kepada ibu saya, Frieda dan Nala, atas semua kasih sayang dan
dukungan untuk saya)
Jika
Non-Restrictive Clause dihilangkan, maka:
- I want to thank my mother for all their love and support for me.
(Saya ingin
berterima kasih kepada ibu saya atas semua kasih sayang dan dukungan untuk
saya)
- Her hypothesis, which my friend tested throughout the research, was rejected by her advisor.
(Hipotesisnya,
yang teman saya uji melalui penelitian, ditolak oleh pembimbingnya)
Jika
Non-Restrictive Clause dihilangkan, maka:
- Her hypothesis was rejected by her advisor.
(Hipotesisnya
ditolak oleh pembimbingnya)
- I have found the learning journal, which I have been looking for.
(Saya telah
menemukan jurnal pembelajaran, yang telah saya cari – cari)
Jika
Non-Restrictive Clause dihilangkan, maka:
- I have found the learning journal.
(Saya telah
menemukan jurnal pembelajaran)
STYLE IN WRITTEN ENGLISH
DEFINITIONS AND EXAMPLES
1.
QUESTION
Question tag adalah
pertanyaan pendek yang ditambahkan di akhir pernyataan (declarative
sentence) untuk menanyakan informasi atau meminta persetujuan.
Contoh Question Tag :
1) They
will attend the seminar, won’t they?
(Mereka akan menghadiri seminar kan?).
2) They
can't write a letter, can they?
(Mereka tidak dapat menulis sebuah surat,
bukan?).
3) Your
sister doesn't like doll, does she? No, she doesn't.
(Kakak
perempuanmu tidak suka boneka, bukan? Tidak).
2. SAY OR TELL
Say dan Tell mempunyai arti yang sedikit berbeda, yaitu “berkata” dan
“mengatakan”. Dalam tata bahasa (Grammar) Bahasa Inggris, terutama dalam topik
Reported Speech, keduanya mempunyai pola yang berbeda.
Contoh Say and Tell :
1) - Will you come with
us tomorrow?
(Maukah kau
ikut dengan kami besok?).
-
He asked me if I would go with them the following day.
(Dia bertanya apakah
saya akan pergi bersama mereka pada hari berikutnya).
2) - I didn’t do it! (Aku tidak melakukannya!)
-
He said that he hadn’t done it. (Dia mengatakan
bahwa dia tidak melakukannya).
3) - I’ll bring the book back tomorrow.
(Aku akan membawa buku itu kembali besok).
-
She said that she would bring the book back the following day.
(Dia mengatakan bahwa
dia akan membawa buku itu kembali keesokan harinya).
3. ANTECENDENES OF PRONOUN
Pronoun
adalah kata yang digunakan untuk menggantikan noun, noun phrase, noun clause, pronoun lain, maupun
konstruksi lain yang berakting sebagai noun. Di dalam suatu kalimat,
kata ini dapat mengarah pada noun yang sudah disebutkan sebelumnya.
Sedangkan antecedent adalah
kata, phrase, atau clause yang dirujuk atau digantikan oleh pronoun.
Di dalam suatu kalimat, biasanya antecedent berada sebelum pronoun.
Contoh Antecendenes Of Pronoun :
1) To
get rich, the man gave his money away to
charity.
(Untuk menjadi kaya, pria tersebut
mendonasikan uangnya untuk amal).
2) You should
submit the report to your teacher immediately.
(Kamu harus menyerahkan laporan
tersebut kepada gurumu secepatnya).
3) Luna
and Iin have decided to do over their task.
(Luna dan Iin telah memutuskan untuk
mengerjakan kembali tugas mereka).
1 4. PARTICIPLES AS ADJECTIVES
Adjective adalah kata sifat dan fungsinya untuk menjelaskan kata benda. Participial adjective adalah adjective (kata sifat) yang berbentuk V+ing (Present
Participle) dan V+ed (Past Participle).
Contoh Participles As Adjectives :
1) So
much work was (overwhelming). The staff are (overwhelmed).
(Begitu banyak pekerjaan yang
(berlebihan). Staf (kewalahan)).
2) I
was so (entertained) by the movie. The movie was very(entertaining).
(Aku begitu (dihibur) oleh film. Film
ini sangat (menghibur)).
3) The
direction to the hotel was (confusing). The driver was (confused).
(Arah ke hotel ini (membingungkan).
Sopir itu (bingung)).
5 5. PARALEL CONTRUCTION
Correlative Conjunction adalah sebuah kata hubung yang biasanya
digunakan berpasang untuk dapat menyatakan hubungan sejajar dan selaras antara
dua kata atau klausa seperti sebagai subject, object dan klausa lainnya. Sifat
hubungan keduanya biasanya secara gramatikal bersifat paralel ( berkedudukan
sejajar ) itulah kenapa biasanya materi ini juga disebut Parallel Construction.
Contoh
Paralel Contruction :
1) You
should study hard otherwise you will be left behind.
(Anda
harus belajar keras jika tidak, anda akan tertinggal).
2) I
will go unless it rains.
(Aku akan pergi kecuali hujan).
3) I
like either singing songs or playing music.
(Aku
suka lagu baik bernyanyi atau bermain musik).
PROBLEM VOCABULARY and PREPOSITIONS
PROBLEM VOCABULARY and
PREPOSITIONS
Problem Vocabulary and
Prepositions.
Kata - Kata
yang Termasuk
Kata-kata
berikut sering disalahgunakan oleh penutur asli bahasa Inggris dan juga
pembicara nonnatif. Terkadang ejaannya begitu mirip sehingga orang gagal
membedakannya. Yang lain diucapkan persis sama, tapi dieja berbeda dan memiliki
arti yang berbeda. Kata-kata dalam kategori yang terakhir disebut homonim.
Pelajari kata-kata, bagian pidato (kata benda, kata kerja, dll.), Definisi, dan
contoh kalimat dalam daftar ini.
ANGEL (kata
benda) - makhluk spiritual atau surgawi. Kartu Natal menggambarkan paduan suara
malaikat yang melayang di atas para gembala.
ANGLE (kata
benda) - sosok yang dibentuk oleh dua garis rapat pada titik yang sama. Tukang
kayu meletakkan papan di sudut kanan.
CITE (kata
kerja) - kutipan sebagai contoh. Dalam makalahnya, Janis harus mengutip banyak
referensi.
SITE (kata
benda) - lokasi. Sudut Jalan Utama Utara dan Mimosa akan menjadi lokasi pusat
perbelanjaan baru.
SIGHT (a)
(kata benda) - perangkat yang digunakan untuk membantu tujuan (dari pistol atau
teleskop). Melalui melihat senapan, tentara melihat musuh, (b) (kata benda) -
lihat. Melihat pendaratan kapsul ruang adalah pemandangan yang menyenangkan,
(c) (kata kerja) - lihat. Kami melihat sebuah kapal di teluk.
COSTUME
(kata benda) - pakaian, gaya berpakaian khas. Kami semua memutuskan untuk
mengenakan kostum kolonial pada perayaan Keempat Juli.
CUSTOM (kata
benda) - sebuah praktik yang secara tradisional diikuti oleh sekelompok orang
tertentu. Ini adalah kebiasaan di Eropa Barat untuk anak laki-laki kecil
mengenakan celana pendek ke sekolah.
LAYAK (kata
sifat) - terhormat atau sesuai. Ketika seseorang muncul di pengadilan,
seseorang harus mengenakan pakaian yang layak.
DESCENT
(kata benda) (a) - gerakan ke bawah. Pendaki gunung menemukan keturunan mereka
lebih berbahaya daripada pendakian mereka, (b) - garis keturunan. Vladimir
adalah keturunan Rusia.
DESSERT
(kata benda) (padang pasir) - hidangan terakhir dari makanan, biasanya sesuatu
yang manis. Kami memiliki pai apel untuk hidangan penutup tadi malam.
DESERT (kata
benda) (padang pasir) - tempat yang panas dan kering. Sulit bertahan di padang
pasir tanpa air.
DESERT (kata
kerja) (desert) - abandon. Setelah meninggalkan jabatannya, tentara tersebut
lari dari perkemahan.
Prepositions
Preposisi
adalah kelas kata-kata yang menunjukkan hubungan antara nomina, kata ganti dan
kata lain dalam sebuah kalimat. Paling sering mereka datang sebelum kata benda.
Mereka tidak pernah mengubah bentuk mereka, terlepas dari kasus, jenis kelamin,
dll dari kata yang mereka maksud.
Preporsisi
sebelum menggunakan Kata Benda
Contoh :
* after class
* at home
* before Tuesday
* in London
* on fire
* with pleasure
* at home
* before Tuesday
* in London
* on fire
* with pleasure
Sebuah
preposisi biasanya menunjukkan hubungan temporal, spasial atau logis dari
objeknya ke sisa kalimat.
Contoh :
* The book is on the table.
* The book is beside the table.
* She read the book during class.
* The book is beside the table.
* She read the book during class.
Preposisi
diklasifikasikan sebagai sederhana atau majemuk.
Simple prepositions
Simple prepositions are single word prepositions. These are all showed above.
Contoh:
Simple prepositions are single word prepositions. These are all showed above.
Contoh:
* The book is on the table.
Preposisi majemuk
Preposisi majemuk lebih dari satu kata. Di antara dan
karena preposisi terdiri dari dua kata - di depan, atas nama preposisi terdiri
dari tiga kata.
Contoh :
* The book is in between War and Peace and The Lord of the Rings.
* The book is in front of the clock.
* The children climbed the mountain without fear.
* There was rejoicing throughout the land when the government was defeated.
* The spider crawled slowly along the banister.
Contoh :
* The book is in between War and Peace and The Lord of the Rings.
* The book is in front of the clock.
* The children climbed the mountain without fear.
* There was rejoicing throughout the land when the government was defeated.
* The spider crawled slowly along the banister.
Sumber :
https://azbahasainggris.com/relative-clause
https://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/2018/09/jenis-jenis-logical-connector-dalam-bahasa-inggris-beserta-contohnya.html
https://pralitaputrinoviari.wordpress.com/2015/06/30/passive-voice-causative-have/
https://ruangseni.com/definisi-restrictive-nonrestrictive-clause-serta-penjelasan/
http://softskill16.blogspot.com/2014/06/style-in-written-english.html
http://fathialamanda.blogspot.com/2017/05/problem-vocabulary-and-prepositions.html